Sabtu, 18 November 2017

Bahaya Batu Ginjal Bagi Tubuh

Bahaya batu ginjal perlu diketahui sejak dini agar Anda dapat menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan ginjal. Ginjal merupakan organ vital pada tubuh manusia yang tidak dapat digantikan fungsinya oleh organ tubuh lainnya. Ginjal berfungsi untuk menyaring racun dan limbah pada tubuh yang berasal dari makanan dan minuman yang dikonsumsi lalu kemudian dikeluarkan melalui urin. Batu ginjal terbentuk dari endapan sisa-sisa limbah yang diproses oleh ginjal. Endapan tersebut mengkristal lalu membentuk butiran-butiran menyerupai batu. Batu-batu yang terbentuk akan menghambat laju pembuangan urin dan akan menyebabkan kemungkinan timbulnya penyakit lain yang lebih parah seperti komplikasi dan gagal ginjal. Untuk itu sangat perlu untuk mewaspadai bahaya batu ginjal bagi tubuh.

Gejala awal batu ginjal
Bagi orang yang menderita batu ginjal dengan ukuran batu yang kecil biasanya tidak akan merasakan gejala apapun. Karena batu yang berukuran kecil dapat dikeluarkan melalui ureter saat buang air kecil. Gejala baru akan dirasakan jika ukuran baru ginjal lebih besar dari diameter ureter. Ureter sendiri merupakan saluran yang menyambungkan antara ginjal dan saluran kemih. Ukuran batu yang besar akan bergesekan dengan dinding ureter dan akan menyebabkan luka bahkan infeksi. Luka atau infeksi pada dinding ureter akan menyebabkan urin akan sedikit bercampur darah saat buang air kecil.

Batu ginjal juga dapat tersangkut pada saluran ureter dan menyebabkan penumpukan bakteri yang bisa menimbulkan infeksi bahkan pembengkakan. Hal itu menyebabkan orang yang menderita batu ginjal akan merasakan sakit saat buang air kecil. Pada intinya semakin besar ukuran batu ginjal akan semakin menimbulkan masalah yang besar juga pagi penderitanya. Orang dengan batu ginjal akan merasakan gejala sakit pada pinggang hingga pangkal paha. Jika sudah terjadi infeksi ginjal yang disebabkan oleh batu ginjal biasanya akan menimbulkan demam, meriang, mual dan perubahan warna urin menjadi keruh dan berbau.

Bahaya yang ditimbulkan
Jika terlambat diberikan penanganan atau terus menerus dibiarkan batu ginjal dapat menimbulkan bahaya yang lebih serius dan komplikasi bagi penderitanya. Bahaya yang dapat ditimbulkan diantaranya:
  1. Obstruksi atau komplikasi batu ginjal yang dapat menyebabkan gagal ginjal.
  2. Penyakit ginjal kronik atau yang sering disingkat PGK. PGK merupakan suatu keadaan dimana ginjal kehilangan fungsinya dan akan terus menerus menurun. Penderita penyakit ginjal kronik tidak dapat disembuhkan.
  3. Ukuran batu ginjal yang besar dan tidak segera dilakukan tindakan untuk dikeluarkan akan menyebabkan kerusakan ginjal secara permanen.

Pengobatan batu ginjal dapat dilakukan dengan operasi pengeluaran batu ginjal. Akan tetapi jika batu ginjal berukuran kecil, dokter biasanya hanya menyarankan pasien untuk banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih diharapkan batu ginjal akan terdorong dan keluar bersama urin. Selain itu jika gejala yang ditimbulkan sangat mengganggu dokter juga akan memberikan obat pereda rasa sakit.



Pencegahan penyakit batu ginjal dapat dilakukan dengan banyak minum air putih dan menjaga asupan makanan atau minuman yang masuk ke tubuh. Air putih merupakan minuman yang paling baik dan memiliki fungsi untuk membantu detoksifikasi dalam tubuh sehingga sangat baik untuk terus diminum. Usahakan untuk selalu minum air putih minimal 8 gelas satu hari. Menjaga asupan makanan dan minuman yang masuk ke tubuh juga penting guna mencegah zat-zat yang dapat membentuk batu ginjal masuk. Hindari terlalu banyak meminum minuman suplemen. Anda harus menjaga kesehatan ginjal agar terhindar dari bahaya batu ginjal.

Rabu, 20 September 2017

Cuci Darah Pada Gagal Ginjal Hanya Untuk Kondisi Tertentu

Cuci darah pada gagal ginjal atau hemodialisis merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk membersihkan racun karena ginjal tidak lagi mampu untuk menyaring racun-racun tersebut dalam tubuh. Cuci darah merupakan tindakan medis yang dilakukan sebagai terapi atau treatment bagi orang yang mengalami gagal ginjal dalam kondisi tertentu. Peluang perbaikan yang dilakukan melalui proses cuci darah tergantung pada tingkat keparahan gagal ginjal yang dialami. Akan tetapi sebenarnya tubuh kita telah memiliki fungsi untuk melakukan cuci darah secara alami. Terjadinya gangguan gagal ginjal yang cukup parah memerlukan bantuan mesin atau alat tertentu untuk melakukan cuci darah.

Cuci Darah Pada Gagal Ginjal

Metode Pencucian Darah

Jika seseorang akan melakukan cuci darah ada 2 metode yang dapat dipilih yaitu:
1.Metode hemodialisis

Metode ini merupakan metode cuci darah yang paling banyak dikenal. Prosedur cuci darah hemodialisis dilakukan 3 kali dalam satu minggu. Proses ini dilakukan dengan dia selang yang terhubung pada mesin penyaring. Selang pertama berfungsi untuk mengalirkan darah dari tubuh menuju mesin penyaring. Sedangkan selang kedua berfungsi untuk mengalirkan darah menuju tubuh setelah disaring oleh mesin penyaring. Proses ini akan membutuhkan waktu sekitar 4 jam.

2.Metode peritoneal dialisis

Yang membedakan metode ini dengan metode hemodialisis adalah pada metode peritoneal dialisis proses cuci darah tidak menggunakan mesin penyaring. Metode ini menggunakan peritoneum yaitu lapisan dalam perut yang memiliki ribuan pembuluh darah kecil yang dapat berfungsi untuk melakukan penyaringan terhadap darah. Proses ini dimulai dengan memberikan sayatan kecil didekat pusar. Sayatan kecil ini berfungsi sebagai jalan masuk keteter yang akan ditinggalkan secara permanen di dalam perut. Cairan dialisat yang memiliki kandungan gula tinggi akan dimasukkan ke dalam perut dengan tujuan untuk menarik sampah dan kelebihan cairan yang berasal dari pembuluh dara sekitar ke dalam perut. Kemudian cairan dialisat yang telah mengandung sampah dialirkan ke kantong khusus untuk dibuang kemudian diganti dengan cairan segar. Keuntungan dari menggunakan metode peritoneal dialisis adalah kegiatan cuci darah dapat dilakukan di rumah dan biasanya pada saat pasien tidur.

Kondisi gagal ginjal yang memerlukan cuci darah

Cuci darah biasanya dilakukan pada penderita gagal ginjal kronik dan gagal ginjal akut. Gagal ginjal kronik adalah suatu keadaan dimana seseorang telah mengalami kerusakan ginjal selama 3 bulan atau lebih. Dengan catatan kerusakan ini terjadi secara fungsional maupun abnormalitas struktural ginjal. Penderita gagal ginjal kronik sampai ke pada tahap cuci darah bersifat irreversible dan bertahap secara progresif. Biasanya mereka akan melakukan cuci darah seumur hidup karena kerusakan ginjal yang telah cukup lama dialami.

Gagal Ginjal Akut

Gagal ginjal akut merupakan suatu keadaan dimana penurunan fungsi ginjal terjadi secara tiba-tiba padahal sebelumnya dalam keadaan normal. Tidak semua kasus gagal ginjal akut perlu dilakukan cuci darah. Penderita gagal ginjal akut dapat sembuh jika penyebab gagal ginjal dapat diobati. Untuk itu mereka tidak akan melakukan cuci darah seumur hidup.

Beberapa hal yang akan dirasakan oleh orang yang melakukan cuci darah beragam. Ada diantaranya yang akan merasakan pusing, mual, kram pada otot dan lemas karena penurunan tekanan darah. Cuci darah bukan merupakan halangan untuk beraktifitas. Beberapa orang masih masih melakukan aktifitas normal dan memiliki kualitas hidup yang baik meskipun rutin melakukan cuci darah. Untuk itu jangan pernah takut melakukan proses cuci darah pada gagal ginjal.


Rabu, 12 Juli 2017

Cara Mengetahui Gejala Penyakit Gagal Ginjal

Cara Mengetahui Gejala Penyakit Gagal Ginjal,gejala penyakit gagal ginjal sebaiknya diketahui sejak dini agar Anda tidak terlambat untuk melakukan penanganan. Mengetahui gejala gagal ginjal lebih awal bertujuan agar Anda dapat melakukan respon yang tepat sehingga tidak memperparah keadaan ginjal. Biasanya penurunan fungsi ginjal dimulai dari berkurangnya fungsi sebanyak 20%. Akan tetapi karena penanganan yang lambat atau mungkin kurang tepat dapat menyebabkan penurunan fungsi menjadi 80%, keadaan inilah yang disebut gagal ginjal. Dalam kondisi ini ginjal tidak lagi mampu untuk menyaring zat-zat yang ada dalam makanan, minuman atau obat-obatan yang kita konsumsi.

Cara Mengetahui Gejala Penyakit Gagal Ginjal

Gejala Penyakit Gagal Ginjal

1. Berubahnya pola dan warna urin saat buang air kecil
Urin merupakan buangan dari zat-zat yang telah disaring oleh ginjal. Oleh karena itu jika ginjal mengalami gangguan kita dapat melihat tanda-tandanya dari perubahan pola buang air kecil dan warna urin. Biasanya urin yang keluar akan memiliki gelembung atau bahkan busa, urin memliki warna yang pucat atau Anda tiba-tiba memiliki kebiasaan kencing berbeda terutama pada malam hari.

2. Susah tidur
Ginjal berfungsi untuk menyaring racun dari makanan atau minuman yang kita konsumsi. Jika ginjal mengalami gangguan maka fungsi ginjal pun akan ikut terganggu. Ginjal jadi tidak bisa menjalankan fungsinya secara maksimal sehingga racun-racun mengendap dalam tubuh. Hal itu akan menyebabkan kondisi badan yang sangat tidak nyaman sehingga akan mengalami susah tidur.

3. Mudah lelah
Salah satu fungsi ginjal adalah untuk memproduksi hormon yang berpengaruh dalam proses pembentukan sel darah merah. Jika fungsi ginjal terganggu maka proses produksi sel darah malah dalam tubuh pun akan ikut terganggu. Akibatnya anda akan mudah lelah karena kekurangan sel darah merah.

4. Kondisi tubuh yang membengkak
Tubuh membengkak pada saat terjadi gangguan pada ginjal, karena menumpuknya cairan yang tidak dapat diproses dengan baik oleh ginjal dalam tubuh. Gejala ini biasanya disertai dengan seringnya buang air kecil dengan volume yang sedikit dan rambut yang mudah rontok.

5. Mual dan muntah
Orang yang mengalami gagal ginjal biasanya akan mengalami gangguan pencernaan sehingga akan mudah mual dan muntah. Gejala mual muntah dibarengi dengan bau mulut dan penurunan nafsu makan.

6. Sakit pada bagian punggung atas
Sakit pada bagian punggung atas menandakan bahwa salah satu bagian ginjal sudah tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Biasanya orang yang mengalami sakit punggung atas karena gagal ginjal akan secara tiba-tiba tidak dapat menggerakkan tubuhnya pada malam hari.

7. Bengkak di sekitar bagian mata
Bengkak di sekitar mata merupakan tanda bahwa gagal ginjal yang diderita seseorang masuk dalam tahap serius. Kondisi ini disebabkan oleh bocornya protein yang menumpuk dalam tubuh sehingga membuat bagian sekitar mata bengkak.

Mencegah Gagal Ginjal Sejak Dini

Anda dapat mencegah terjadinya gagal ginjal sejak dini dengan mengenali gejala di atas sejak dini. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan diantaranya mengurangi asupan garam, memperbanyak minum air putih, menghindari minum minuman beralkohol, dan berhati-hati mengkonsumsi minuman suplemen atau obat-obatan tertentu.

Sebaiknya Anda mempertimbangkan dulu makanan atau minuman yang akan Anda konsumsi dan pengaruhnya terhadap kerusakan ginjal. Jika akan mengkonsumsi suplemen atau obat-obatan tertentu terlebih dahulu mengkonsultasikannya dengan dokter. Anda juga harus mempertimbankan kebutuhan tubuh Anda terhadap obat tersebut. Sekiranya tidak terlalu butuh lebih baik tidak usah dikonsumsi. Cegah resiko gagal ginjal sejak dini dengan cara mengetahui gejala penyakit gagal ginjal.

Sabtu, 08 Juli 2017

Faktor Penyebab Gagal Ginjal Karena Pola Hidup Tidak Sehat

Faktor penyebab gagal ginjal utamanya disebabkan karena pola hidup yang tidak sehat. Ginjal merupakan organ penting dalam tubuh yang berfungsi untuk menyaring racun dan membuangnya melalui urin. Mengingat fungsi ginjal yang sangat vital menyebabkan gangguan ginjal akan menimbulkan dampak yang tidak main-main bagi tubuh manusia. Kerusakan pada ginjal akan menyebabkan racun tidak dapat disaring dan dikeluarkan oleh ginjal sehingga menumpuk dalam tubuh. Kerusakan ginjal akan menyebabkan penurunan kesehatan secara drastis.

Faktor Penyebab Gagal Ginjal

Faktor penyebab gagal ginjal

Ada beberapa faktor penyebab terjadinya gagal ginjal yang jika terus dibiarkan akan memperparah keadaan ginjal. Faktor-faktor tersebut adalah:
  1. Dehidrasi atau kurangnya cairan pada tubuh. Dehidrasi akan menyebabkan terganggunya fungsi metabolisme tubuh. Dehidrasi memiliki 3 jenis yaitu dehirasi ringan, berat dan parah. Dehidrasi parah akan menyebabkan gangguan ginjal kronis karena tidak adanya cairan yang dapat diserap oleh ginjal. Tanda jika seseorang mengalami dehidrasi adalah merasa haus dan berubahnya warna urin menjadi keruh.
  2. Mengkonsumsi obat secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal bahkan hingga gagal ginjal secara permanen. Kondisi ini disebabkan karena ginjal yang bekerja terlalu keras untuk memproses limbah dari obat-obatan. Kerja ginjal yang terlalu keras dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal.
  3. Gangguan pada fungsi hati. Terlalu banyak mengkonsumsi zat asetaminofen yang menyebabkan gangguan fungsi hati dapat juga menyebabkan gangguan ginjal akut. Kondisi ini terjadi karena ginjal bekerja terlalu keras untuk memisahkan zat asetaminofen dengan darah. Kerusakan ginjal pada organ penyaring dapat menyebabkan ginjal kehilangan fungsinya. Gangguan fungsi hati tersebut dapat diakibatkan oleh flek paru-paru, gejala sirosis hati dan penyakit hepatitis B.
  4. Tekanan darah tinggi atau hipertensi. Aliran darah yang terlalu deras pada saat hipertensi menyebabkan pembuluh darah bekerja keras dan bisa mengalami kerusakan. Bahkan kerusakan pembuluh darah ini bisa terjadi pada pembuluh darah yang ada di ginjal. Kerusakan pembuluh darah pada ginjal menyebabkan penurunan fungsi ginjal.
  5. Penyakit diabetes juga dapat menyebabkan kerusakan ginjal karena tingginya kadar gula darah pada tubuh dan ,membuat ginjal untuk bekerja lebih keras. Pembuluh darah yang bertugas menyaring darah pada ginjal akan bekerja keras dan bisa menyebabkan kebocoran pada ginjal. Ginjal akan kehilangan fungsinya dan menyebabkan gagal ginjal setelah ditemukan kadar protein yang tinggi dalam urin.
  6. Ketika seseorang mengalami serangan jantung aliran darah dari dan menuju ke jantung akan bermasalah bahkan hingga menyebabkan ginjal tidak lagi menerima alirah darah dari jantung. Jika hal ini terjadi maka ginjal tidak akan berfungsi dengan baik dan dapat menyebabkan gagal ginjal. Untuk itu dibutuhkan perawatan yang intensif untuk menangani masalah ini.
Penyebab Gagal Ginjal

Mencegah terjadinya faktor gagal ginjal

Seperti yang telah diuraikan di atas faktor penyebab terjadinya gagal ginjal merupakan faktor-faktor yang dilakukan pencegahan terlebih dahulu sebelum pada akhirnya menjadi faktor yang berbahaya. Gangguan pada ginjal biasanya terlebih dahulu disebabkan oleh terganggunya fungsi organ lain dalam tubuh. Gangguan-gangguan tersebut terjadi secara berkesinambungan sehingga dapat memperburuk kondisi kesehatan seseorang.

Hal ini menyebabkan betapa pentingnya untuk menjaga pola hidup sehat. Sebab jika satu penyakit sudah menyerang bisa jadi penyakit tersebut dapat menimbulkan gangguan kesehatan lain yang bahkan lebih parah. Peribahasa mengatakan lebih baik mencegah dari pada mengobati. Karena proses pengobatan akan memerlukan biaya dan waktu yang cukup banyak. Hiduplah dengan sehat dan olahraga teratur serta hindari faktor penyebab gagal ginjal.

Selasa, 04 Juli 2017

Ketahui Sejak Dini Jenis Penyakit Ginjal Dan Cari Tahu Penanganannya

Mengetahui jenis penyakit ginjal dan penanganannya penting dilakukan oleh siapa saja. Ada yang Tanya buat apa sih? Kalau sakit ya sakit saja. Saya sehat-sehat saja kok tidak ada keluhan sakit. Mendoakan supaya sakit ya? Aduh maaf loh bukan itu maksudnya. Zaman sekarang tentunya telah kita ketahui kalau teknologi sudah sangat canggih bahkan kita bisa mengetahui berbagai informasi yang kita butuhkan pada genggaman sendiri. Gadget telah mempermudah untuk mencari informasi baiknya gunakanlah dengan baik. Nah berangkat dari gadget kita bisa lebih aware atau peduli terhadap kesehatan kita. Khususnya pada kesempatan ini saya akan mengajak anda untuk mengenal jenis penyakit ginjal dan cara penanganannya.

Jenis Penyakit Ginjal

Ginjal Adalah

Fungsi ginjal adalah untuk menyaring metabolit pada tubuh, menjaga kestabilan cairan tubuh, dan bahan kimia ataupun racun yang ada di dalam tubuh manusia contohnya yaitu kalium atau produksi urin dan sodium. Penyakit ginjal adalah penyakit yang menunjukkan penurunan fungsi ginjal dalam bekerja bahkan pada akhirnya ginjal tidak dapat bekerja kembali sesuai fungsinya. Penyakit ginjal ini bisa terjadi pada siapa saja seperti seseorang yang sedang mengidap suatu penyakit dan dapat memberikan pengaruh terjadinya kerusakan pada ginjal atau biasanya juga sering terjadi pada orang dewasa dan lansia.

Apa Sih Penyebab Penyakit Ginjal?

Faktor yang utama pencetus penyakit ginjal yaitu ketika seseorang membiarkan beberapa penyakit serius yang dialami tanpa pengobatan atau control dari tenaga kesehatan professional. Hal ini yang selalu menjadi dampak utama karena dengan membiarkannya dapat berdampak buruk bagi kesehatan ginjal. Penyakit yang sering menimbulkan komplikasi pada penyakit ginjal seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes mellitus tipe 1 maupun tipe 2, menyandang penyakit tumor atau bahkan kanker, terdapat kista pada ginjal, tubercollosis atau seperti penyakit lain yang pada saluran pernapasan seperti sifilis, hepatitis dan preeklampsia dan lain-lain. Nah sudah tahu sedikit apa yang menjadi penyebabnya juga berasal dari penyakit yang terkadang kita biarkan begitu saja tanpa pengobatan dan kontrol dengan tenaga kesehatan professional.

Jenis Penyakit Ginjal

Ada 3 jenis penyakit ginjal atau juga dapat disebut dengan 3 tahapan penyakit ginjal yaitu ginjal akut, ginjal kronik dan gagal ginjal. Berikut penjelasan 3 jenis penyakit ginjal :

1. Ginjal Akut
Pertama kali seseorang mengalami gangguan pada ginjalnya disebut dengan penyakit ginjal akut atau masa pre renal. Banya penyebab yang mengakibatkan terjadinya gagal ginjal akut yaitu;
  1. Ketika seseorang sedang dalam keadaan muntaber dan menimbulkan perdarahan
  2. Udema atau dikenal bengkak yang terjadi pada kaki
  3. Warna urine yang dihasilkan berwarna merah
  4. Nyeri yang sangat dasyat pada pinggang yang membuat sulit duduk bahkan berdiri dan berjalan
  5. Memiliki tekanan darah yang tidak kunjung menurun bahkan selalu meningkat
Apabila tidak segera ditangani dengan serius dan dengan baik penyakit gagal ginjal akut akan semakin parah dan naik pada tahap terakhir penyakit ginjal atau disebut dengan post renal. Pada tahap ini keadaan ginjal sudah semakin parah dengan adanya penyumbatan yang terdapat pada saluran kandung kemih yang mengakibatkan kencing batu, terdapat tumor, darah beku dan lain-lain. Penanganan yang dapat dilakukan yaitu membiasakan pola hidup sehat, berolahraga, diet sehat dan mengkonsumsi makanan yang seimbang, rendah mengandung garam.

2. Ginjal Kronis
Penyakit ginjal kronis biasanya disebabkan karena komplikasi penyakit yang sebelumnya diderita oleh seseorang dan bisa juga terjadi akibat dari efek samping obat yang mempengaruhi fungsi ginjal. Pada orang yang menyandang penyakit ini akan terlihat wajahnya yang menjadi lesu, tekanan darah akan terus meningkat, dan susah berkemih atau buang air kecil. Penanganan yang dilakukan sama dengan penyakit ginjal akut ditambah dengan mengontrol penyakit yang dapat mencetus terjadinya penyakit ginjal lakukan pengobatan dan kontrol terhadap profesi kesehatan.

3. Gagal Ginjal
Pada tahap ini merupakan tahap terakhir penyakit ginjal sebelumnya yaitu komplikasi dari setiap gejala yang diperoleh dari akut dan kronis. Penanganan pada tahap ini tidak cukup jika hanya dengan menjaga pola makan dan diet sehat. Biasanya pada tahap ini seseorang wajib melakukan hemodialisa atau dikenal dengan cuci darah minimal 3x dalam seminggu.

Nah gimana sekarang sudah tahu apa itu penyakit ginjal, penyebab dan penanganannya. Pentingnya menjaga kesehatan ginjal sejak dini supaya tidak memperburuk keadaan ginjal yang bahkan akan berakibat komplikasi seperti gagal ginjal. Sekian dulu ya daya sampaikan informasi jenis penyakit ginjal dan penanganannya semoga bermanfaat.